Posts

Metamorfosa Adalah Sebuah Kegilaan

Image
Pernah terpikirkah ketika bangun tidur kau berubah menjadi serangga? - Gregor Samsa, tokoh utama dalam novella karya Franz Kafka ini pun tidak pernah menyangka. Pagi yang biasanya ia awali dengan bersiap-siap untuk naik kereta menuju kantornya tidak bisa ia lakukan pada hari itu. Karena ketika membuka matanya pagi itu, ia berubah menjadi seekor kumbang. Tidak ada yang tau mengapa atau bagaimana. Gregor pun tak peduli. Yang ia pedulikan hanya  bagaimana caranya agar ia bisa naik kereta menuju kantornya. Cukup gila dan ironi ya? Sebegitu kejamkah kapitalisme sehingga metamorfosa tidak biasa itupun tidak dihiraukan Gregor? Siapa yang masih memikirkan bagaimana caranya masuk kantor sementara tubuhmu berubah menjadi kumbang? Novella ini, bagi saya, menyajikan drama kolot yang diisi sekelompok karakter keras. Hidup sangat konvensional dan konservatif. Gregor memiliki ayah, ibu, dan adik perempuan. Gregor sangat menyayangi mereka semua. Gregor adalah tulang ...

Cinta-Cintaan Ironi dan Tragis ala Eka Kurniawan

Image
Setelah lama sekali merilis kumpulan cerita pendek berjudul Corat-Coret di Toilet , Eka kembali mengeluarkan tiga belas cerita pendek yang dibukukan dengan judul Cinta Tak Ada Mati. Dengan desain sampul Eko Nugroho , Eka kembali menyeret pembaca kepada cerita-cerita cinta tragis, mistis, menyentuh, menyindir, dan penuh misteri. Beberapa cerita yang berkesan bagi saya, diantaranya: Kutukan Dapur Seorang wanita yang terinspirasi dari sepenggal kisah masa kolonial. Ia ingin membebaskan dirinya dari kutukan tempat tidur dan dapur. Cinta Tak Ada Mati Mardio adalah lelaki yang dibutakan cinta. Ia akan selalu mencintai Melatie walaupun tak bisa memilikinya. Ketika Melatie harus berpindah ke dunia lain, Mardio kacau, ingin juga mati tapi tak kunjung mati. Mata Gelap Ini adalah kisah favorit saya! Bercerita tentang Si Mata Gelap yang kehilangan mata, hidung, telinga, mulut, bahkan kemaluannya karena skandal politik memalukan yang ia ketahui. Kisah ya...

Laki-Laki yang Kawin dengan Peri dan 16 Cerita Pendek Lainnya di Tahun 1995

Image
"Esensi cerita pendek yang baik bukan soal pendek panjangnya, akan tetapi bagaimana dalam dan lewat suatu pengisahan peristiwa kecil yang kompak dapat bercahaya suatu pijar pamor kemanusiaan yang menyentuh". - Y.B. Mangunwijaya. - Ketujuhbelas cerpen Kompas tahun 1995 ini dihiasi nama-nama sastrawan kondang seperti, Kuntowijoyo, Beni Setia, Putu Wijaya, Seno Gumira Ajidarma, Ahmad Tohari, dan nama-nama lain yang tidak kalah hebat dalam kepenulisan. Tema yang diusung tetap sama seperti kumcer Kompas lainnya: tentang kehidupan dan kemanusiaan. Beberapa cerpen yang sangat berkesan bagi saya antara lain; Laki-Laki yang Kawin dengan Peri Tentang Kromo Busuk yang dikucilkan karena katanya berbau busuk dan tak bisa hilang baunya walaupun sudah mandi kembang segala rupa. Akhirnya, Kromo terpaksa tidur di tengah sawah. Tiba-tiba ada peri yang menghampiri dan mereka kawin! Paduan Suara Sugeng, seorang ahli dalam seni tarik suara diminta oleh bosnya untuk memb...

1984: Dua Ditambah Dua Sama Dengan Lima

Image
Mimpi terburuk yang selalu hinggap di setiap individu adalah terkurung secara fisik atau psikis. Bayangkan bagaimana menderitanya ketika orang-orang hidup pada masa di mana segala sesuatu hal diatur oleh manusia lain yang memiliki jabatan tertinggi di sebuah negara? Itulah yang dialami Winston Smith, lelaki paruh baya yang anehnya tidak ingat apa-apa tentang masa lalunya selain kenangan buruk kepergian ibu dan adiknya. Di negara itu, segala sesuatu dipantau oleh pemimpin negara bernama Bung Besar. Jangan harap kau bisa bernyanyi, menonton komedi situasi, atau memiliki akun sosial media sesuka hati. Jika ada seorang warga yang melakukan satu atau dua hal tersebut, bisa dipastikan ia akan diseret ke penjara, atau mungkin lebih buruk, dihilangkan dari peradaban. - Winston Smith sudah tidak tahan dengan keadaan di negeri itu. Ia ingin bebas, sebebas ia dapat mengatakan jika dua ditambah dua sama dengan empat. Namun, ia hanya karyawan biasa di Departemen Catatan, yang bertugas me...

Tsukuru Tazaki: Yang Tenggelam di Dasar Laut Dingin Bernama Sepi

Image
Membaca dari sinopsis yang ada di belakang cover tidak membuat saya menjadi sangat penasaran dengan jalan cerita seutuhnya. Sesungguhnya hal-hal seperti ditinggal sahabat, disingkirkan, dijauhkan, dan hal-hal nelangsa lain dalam lingkup sosial adalah hal lazim yang terlihat di Jepang. Umumnya, remaja-remaja di sana memiliki satu hal yang lebih berat ketimbang kesedihan, yaitu kesepian. - Itulah yang dialami Tsukuru Tazaki, tokoh utama buku ini. Ia dengan sangat tiba-tiba menjadi orang paling murung dan enggan hidup sedunia karena keputusan para sahabatnya yang tidak ingin bertemu atau berhubungan lagi dengannya. Syok? Tentunya. Bagi Tsukuru, dunianya hanya dia dan keempat sahabatnya. Merekalah alasan Tsukuru tetap hidup, menjalani, dan menikmatinya. Namun entah karena apa, keempat orang itu memutus hubungan dengan Tsukuru secara tiba-tiba dan tanpa penjelasan. Tsukuru berpikir, Ia tidak melakukan apa-apa yang kiranya menyinggung hati keempat sahabatnya. Apa kesalahannya sehingga...

Review: Kambing dan Hujan: Sebuah Roman

Kambing dan Hujan: Sebuah Roman by Mahfud Ikhwan My rating: 4 of 5 stars Sedikit menyesal ketika buku ini sempat saya tunda untuk dibaca. Ternyata, sesuai ulasan orang-orang di luar sana, buku ini punya daya tarik sendiri. Kisah cinta yang gak biasa, persahabatan Bapak-Bapak kolot yang mengharukan, dan cara pandang seseorang terhadap sebuah keyakinan. Membaca buku ini auranya sama seperti membaca buku-buku Tere Liye, tapi Mahfud Ikhwan membuatnya lebih sederhana dan mengalir. ** Cerita dibuka dengan kegundahan muda-mudi yang ingin menyempurnakan separuh agama dengan menikah, tetapi terbentur karena beda keyakinan. Bukan, bukan beda agamanya. Tapi, beda keyakinan terhadap Islam. Si perempuan tumbuh di lingkungan Islam Tradisional yang masih sangat menghargai budaya dan kearifan lokal. Si laki-laki dibesarkan dengan sudut pandang yang sangat berbeda, Ia tumbuh di keluarga yang teguh mendirikan Islam Pembaharu tanpa mencampuri budaya setempat. Padahal, tujuan keduanya ...

Sabtu Bersama Bapak

Image
Coba, sebutkan novel terakhir yang kamu baca tentang cinta keluarga? Kalau kamu sudah lupa kapan terakhir baca novel yang isinya tentang cinta keluarga atau orang tua, saya saranin kamu baca salah satu novel Adhitya Mulya yang berjudul "Sabtu Bersama Bapak". Bloody serious . Kenapa? Novel ini lihai sekali mengaduk-aduk perasaan saya, beberapa lembar pertama, saya serius ngamatin karakter dan setingnya, beberapa lembar selanjutnya saya mulai terbawa kekonyolan si penulis yang menuliskan segala hal apa adanya, tiba-tiba di lembar-lembar seterusnya saya nangis karena dialog sederhana beberapa tokoh utama yang ngena  banget di hati. Jadi, kegiatan membolak-balikan lembaran novel ini ya kaya orang gila! Bisa tiba-tiba ketawa cekikikan, bisa tiba-tiba nangis gak karuan sampe sesenggukan. That's why membaca novel ini di angkot bukanlah hal yang amat saya anjurkan. goodreads.com So,  sesungguhnya novel ini amat sangat tidak saya rekomendasikan....untuk dibaca di tempat-tem...